Sabtu, 15 Agustus 2020

ANTARA MAKKAH DAN MINA


Panas membakar kulit

Langit cerah tanpa awan tersisa

Debu membubung bertebaran mengudara

Angin terasa berhentti sejenak berlindung di gua gua

Air keringat mengalir bak mata air antara pohon belantara

Kerongkongan mongering bak kemarau tak tau kapan hujannya

Bumi terasa berhenti

Manausia hanya bisa saling tatap mata

Ntah mereka malaikat atau manusia

Rasa hausku, mereka tak dapat merasa

Air..air..air

Tak ..ada

Bus ber ac bak rongsok besi tua diladang sampah dunia

Sunyi

Meski ribuan manusia terlihat manusia

Entah kenapa yang past inii kehendak Ilahi

Kanan kiri muka berlakang seakan seekmpulan rongsokan bus bejajar di jalan raya

Tak beranjak

Tak bersuara Yaa  Raaabb, Yaaa Rab ampunilah hambamu

Ini terjadi karena dosaku

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar