Panas membakar kulit
Langit cerah tanpa awan
tersisa
Debu membubung bertebaran
mengudara
Angin terasa berhentti
sejenak berlindung di gua gua
Air keringat mengalir bak
mata air antara pohon belantara
Kerongkongan mongering bak
kemarau tak tau kapan hujannya
Bumi terasa berhenti
Manausia hanya bisa saling
tatap mata
Ntah mereka malaikat atau
manusia
Rasa hausku, mereka tak dapat
merasa
Air..air..air
Tak ..ada
Bus ber ac bak rongsok besi
tua diladang sampah dunia
Sunyi
Meski ribuan manusia terlihat
manusia
Entah kenapa yang past inii
kehendak Ilahi
Kanan kiri muka berlakang
seakan seekmpulan rongsokan bus bejajar di jalan raya
Tak beranjak
Tak bersuara Yaa Raaabb, Yaaa Rab ampunilah hambamu
Ini terjadi karena dosaku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar