Rabu, 06 Januari 2021

Sawah Mbah Suyuti

 

01-010-2020  kamis

Sore ini

Matahati telah turun

Panas sudah mulai reda

Kubuka candela  sebelah barat rumah

Ya Allah tak kuduga sengatan panas yang memantul dari tembok dan  daun  candela begitu menyengat

Betapa dahsyatnya mentari menyinari bumi

 

Sawah Mbah Suyuti

Ahad  11 Oktober 2020, saya , mas din, Nafis diampiri Siti Mufidatun n’im dan suaminya mas Joko silaturrohmi ke Batu, tujuan pertama  adalah desa dawung, keluarga mbakyu Sunarti Suyuti, lanjut ke  … keluarga kangmas Rohmad Suyuti, Alhamdulillah Kang Rohmad sudah pulang dari sawah, sehingga teh panas dan lainnya menemani obrolannya,  tak ketinggalan makan siang yang masih kepul-kepul siap disantap. Hingg adzan dhuhur dikumdangkan menuju ke pendopo mbakyu Mahmudah Suyuti, Alhamdulillah semua sehat, tidak berezeki, habis sholat, anak-anaknya ada acara sendiri-sendiri jadi obrolan. Akhirnya pamit pulang menuju rumah mbakyu sunarti lagi, yang sedari pagi menemani silaturrohmi kami.

Dalam perjalanan ada obrolan tentang kehidupan mbah Suyuti yang rajin ke sawah. Akhirnya mampir ke daerah Boto, napak tilas dan melihat sawah dan kebun  mbah Suyuti. Tempat ditemukan dan dikenali dengan sangat mudah, karena dekat jalan raya dan tidak ada perubahan. Katikan menginjakkan kaki ke sawah mbah Suyuti yang sangat luas,  sambil melangkahkan kaki setapak demi setapak, ada perasaan sedih menggelayuti hati ini, serta ada harapan sendainya sawah bias kembali ke tangan keluarga Abu Suyuti lagi.

Hari ini, ada postingan sawah mbah Suyuti dan menjadi pembahasan tentang hal ini. Semoga allah kabulkan azzam keluarga Abu suyuti untuk bias memiliki kembali sawah ladangnya. Aamiin

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar