By. Satria Hadi Lubis
Beberapa tips mencari jodoh :
1. Tujuan utama menikah adalah menyempurnakan pengabdian kepada
Allah. Baru yang kedua untuk mendapatkan kebahagiaan. Mereka yang lambat
menikah melambatkan pengabdiannya kepada Allah.
2. Setiap orang sudah punya jodohnya masing-masing. Tugas kita
mencari jodoh dengan cara memperbaiki diri agar mendapat jodoh yang baik juga,
aktif bergaul di tempat-tempat kebaikan, dan melakukan ta'aruf (perkenalan)
ketika target menikah sudah dekat. Tidak perlu pacaran sebagai cara penjajakan
karena dosanya banyak dan tidak menjamin bisa cocok setelah nikah.
3. Jangan melihat materi dan fisik sebagai kriteria utama untuk
menikah. Justru iman dan akhlaq sebagai kriteria utama menikah. Iman dan akhlaq
lebih langgeng dan lebih menjamin kebahagiaan.
4. Jangan menunggu jodoh yang ideal, sehingga menunda terus
menikah. Setiap orang pasti punya kekurangan. Mustahil dapat jodoh yang ideal.
Yang penting ada rasa tertarik (chemestry) sudah cukup sebagai isyarat untuk
penjajakan pernikahan. Tidak usah menunggu cinta dulu. Cinta sebaiknya datang
setelah nikah. Jika cinta datang sebelum nikah biasanya kita berubah menjadi
melankolis, emosional, nafsu, dan lebay. Tidak lagi rasional dan imani.
5. Untuk pria, tidak perlu mapan dulu baru berani menikah sebab
nanti lambat menikah. Nanti anak masih kecil, bapaknya sudah tua. Yakinlah..
menikah adalah jalan untuk memperbanyak rezeki. Untuk perempuan, jangan cari
pria mapan karena biasanya pria yang mapan sudah menjadi om-om.
6. Jarak antara ta'aruf dan menikah jangan lama-lama. Idealnya
kurang dari satu tahun. Di bawah enam bulan jauh lebih baik untuk menghindari
zina hati. Itulah sebabnya men-tek (janjian akan dilamar padahal waktunya masih
lamaaaa) jangan dilakukan.
7. Yakinlah jika Anda baik insya Allah akan mendapat jodoh yang
baik. Jangan gusar takut gak dapat jodoh. Fokus saja memperbaiki diri,
beraktivitas yang bermanfaat, berdakwah dan luaskan pergaulan dengan gaul yang
syar'i. Nanti kalau sudah waktunya untuk menikah baru cari jodoh dengan cara
ta'aruf tanpa pacaran, dengan dibantu teman yang sholih, guru ngaji atau ortu.
8. Sering-seringlah berdoa. Termasuk membaca doa yang populer
surat 25 ayat 74,
وَالَّذِينَ
يَقُولُونَ رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ
أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا
Dan orang-orang yang berkata, “Ya Tuhan kami, anugerahkanlah
kepada kami pasangan kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan
jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa.”
Semoga Allah memudahkan Anda mendapatkan jodoh yang
sholih/sholihah. Barakallah..